Jumat, 31 Agustus 2018

Hukum pacaran dalam Islam

Assalamualaikum wr.wb

Umat Muslim Wajib Tahu, Apa Hukum Pacaran Dlm Islam

Oleh ilmiawan reza
Di tengah masyarakat kita ini masih pada belum mengetahui makna apa hukum
pacaran dlm islam . Terutama disaat remaja dan sudah dewasa ini perlu kita jelaskan dengan sebaik mungkin.
Dan di dlm pembahasan ini sangat banyak sekali mulai dari hukum pacaran menurut islam, pacaran menurut islam, hukum pacaran, pacaran menurut pandangan islam, hukum berpacaran dlm islam, pacaran menurut pandangan islam, pacaran dlm pandangan islam, hukum pacaran menurut islam, hukum berpacaran dan masih banyak lagi yang belum kita ketahui.
Agar para remaja ini yang masih statusnya agama islam wajib untuk mengetahui hukum pacaran jarak jauh dlm islam yang sebenar-benarnya.
Pacaran biasanya dilakukan untuk menjalin kasih sayang antara kedua pelaku yaitu laki dan perempuan, hanya untuk saling mencintai sesaat aja
Terkadang saya juga mengetahui saat berpacaran ada yang serius dan berniat untuk memilih pasangan hidup yang sebenarnya yaitu untuk menikah dengan wanita tersebut.
Namun yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana hukum pacaran dlm syariat islam, ini kita sebagai umat muslim wajib untuk mengetahuinya.
Karena dimasa sekarang ini pacaran merupakan hal yang sudah umum dilakukan oleh para remaja pada zaman sekarang ini, dan seluruh remaja muslim di tanah air.
Pacaran Dlm Islam
Tentu kita harus mengetahui hukum dlm pacaran, sekarang saya ingin bertanya kepada Anda? Apakah pacaran itu dibolehkan atau diharamkan.
Ini hanya mengingat dlm melakukan kata kata larangan istilah pacaran dlm isalm untuk mencari kesenangan saja, untuk dilakukan berduaan, bersentuhan, berpelukan dan lain sebagainya.
Hukum larangan pacaran menurut islam mutlak Haram dan tidak ada perdebatan sama sekali. Dengan ini kita sesama muslim wajib saling mengingatkan masyarakat muslim sendiri.
Orang tua juga harus mengetahui situasi anak-anaknya yang belajar di sekolah umum, terkadang orang tua hanya membiarkan anaknya untuk pacaran , seharusnya lebih baik orang tua harus menasihati anaknya, agar anaknya tidak pacaran.
Tahukah Anda sebagai orang tua punya berkewajiban untuk mendidik anak-anaknya dengan akhlak yang baik sesuai ajaran agama islam.
Kita sudah tau pacaran itu hukumnya haram, kalau kita lakukan dengan sengaja maka dosa kita akan dicatat oleh Allah.

>Hukum Pacaran Dlm Islam
Saudara-sadaraku kaum muslimin, bahwasanya firman Allah dlm kitabnya dan sabda Rasulullah SAW. Dlm sunnah nya serta ijma’ para ulama dan firman Allah tentang pacaran haramnya zina dan sesungguhnya dia termasuk kekejian dan dosa besar.
Dari beberapa firman Allah dlm kitabnya dan beberapa Hadist Rasulullah di atas, sudah dijelaskan dan dapat kita ambil kesimpulan atau inti makna tersebut.
Bahwasanya pacaran atau hubungan antara laki-laki dan perempuan yang buka mahramnya, salah satu perbuatan yang mendekati zina.
Karena Allah dan Rasul-nya dengan jelas melarang kita dengan berduaan dengan wanita yang bukan muhrimnya.
Dan kita perlu kita ketahui, mendekati zina atau pacaran Allah sebut dengan perbuatan keji dan nista, bagaimana jika kita menyentuh kepada wanita dan akhirnya terjerumus dlm zina, semoga kita di beri hidayah oleh Allah SWT.

>Pacaran Menurut Pandangan Islam
Sebenarnya kalau perlu kita ketahui, saya merasa belum cocok untuk membuat judul cinta dlm hukum islam,
karena masalah ini seharusnya ditulis oleh orang yang memang mampu menjaga menjaga dan mengetahui hatinya dengan baik terkait masalah ini.
Sebenarnya orang yang mampu menjaga dan menata hati dengan baik, meskipun ada rasa yang seharusnya tidak diketahui dan ada juga yang masih menghinggapi hati ini.
Kita sering mengartikan “jatuh cinta” dengan kata “kecenderungan”. Jatuh cinta juga merupakan terhadap sesuatu melebihi dari yang lain.
Jika seorang laki-laki jatuh cinta kepada seorang wanita, artinya ia mempunyai kecenderungan kepada perempuan tersebut melebihi perempuan lainnya.
Dan apa yang harus diketahui tentang kecendrungan atau perasaan, kalau misalkan kamu mempunyai perasaan terhadap lawan jenis, ini bisa merupakan fitnah terhadap manusia.
Yang perlu kita ketahui adalah islam merupakan agama yang tidak pernah bertentangan dengan fitnah manusia. Maka islam tidak akan melarang atau menganggap dosa yang mempunyai perasaan jatuh cinta kepada lawan jenis.

>Hukum Memandang Wanita
Memandang wanita yang bukan mahramnya sebenarnya tidak dibolehkan, namun ada beberapa macam mengenai hukum memandang wanita, sebagaimana dlm Al Qur’an dan Hadist tersebut menyatakan.
Dari beberapa Hadist Nabi di atas sudah sangat jelas bahwasanya memandang saja kita tidak diperbolehkan. Apalagi disengaja ini tidak boleh untuk dilakukan, memandang wanita yang bukan muhrim dapat dapat menjadikan perasaan syahwat,
dan ini sangat dibenci oleh Allah SWT karena termasuk perbuatan yang mendekati dan bisa membawa kita dlm perzinaan. Seperti yang kita ketahui bagaimana mungkin mereka yang berpacaran tidak saling memandang. Bahkan memandang hanyalah proses membawa kita dlm perbuatan zina.

>Larangan Pacaran Dlm Islam
Ini yang perlu kita hindari terhadap berduaan, antara pria dengan wanita yang bukan mahram nya, selama ini dipatuhi seorang mukmin sebagai menjalankan perintah Allah dan Rasul-nya.
Akan tetapi sedikit dari kita yang mengetahui alasan ilmiah di balik perintah itu, dlm Hadist Rasulullah SAW berkata:
Cukup ini aja yang bisa saya sampaikan mengenai apa hukum pacaran dlm islamdan di dlm artikel ini membahas dengan hukum berpelukan dlm islam, pacaran menurut islam boleh atau tidak, hukum berpacaran dlm islam sebelum menikah. mudah-mudahan saudaraku yang saya jelaskan secara lengkap bisa bermanfaat untuk kita semuanya.

Wassalamualaikum wr.wb.

Hikmah Dari Bersilaturahmi

Assalamualaikum
Hai sobat serbaelmu apa kabar? Kali ini saya kan membagikan apa saja hikmah yg bisa kita dapat dari silaturahmi..

*Hikmah dari Silaturahmi*
Ada banyak sekali hikmah silaturahmi dan manfaat yang bisa didapatkan. Tentunya, semua hikmah silaturahmi membawa manfaat yang positif dan terasa dalam hidup kita jika dijalankan secara konsisten. Berikut adalah 6 manfaat atau hikmah silaturahmi menurut islam.

1. Merekatkan Ukhuwah
Dengan bersilaturahmi kita bisa merekatkan ukhuwah islamiyah. Sebagai manusia tentu saja kita tidak bisa lepas dari salah dan khilaf. Pasti saja ada masalah-masalah dan konflik yang terjadi bahkan sering kali kita menyakiti hati orang lain. Silhaturahmi memberikan manfaat untuk merekatkan kembali ukhuwah dan juga kekerabatan yang mulai pupus atau berkurang.
Pengertian Ukhuwah Islamiyah, Insaniyah dan Wathaniyah adalah kesatuan antara sesama muslim tanpa memandang lagi batasan atau perbedaan di antara muslim baik suku, bahasa, budaya. Asalkan masih tetap dalam ketauhidan.
Bisa juga karena jarak dan waktu sering kali kita tidak pernah menyapa bahkan mendengar kabar saudara atau sahabat lama kita. Untuk itu, inilah manfaat silahutrahmi. Sebagaimana juga Rasulullah sampaikan,

2. Memberbanyak Rezeki
Dalam beberapa hadist dan juga apa yang dikatakan oleh umat islam, bersilhautrahmi bisa memperbanyak rezeki. Tentu saja rezeki ini bisa bersifat langsung ataupun efek yang tidak langsung. Misalnya saja, dengan bertemu shaabat kita bisa menawarkan produk bisnis kita, membangun bisnis bersama, atau mendapatkan berkah lainnya dari silaturahmi. Dzikir Pembuka Rezeki salah satunya dengan kita melaksanakan silahutrahmi.
Tentu saja, hal ini harus diniatkan dengan ikhlas dan lillhitaalla mengharap ridha Allah SWT bukan sekedar mengharap imbalan atau pemberian orang lain. Orang yang berniat ibadah Allah akan berikan berlipat ganda, sedangkan yang tidak ikhlas dan tidak lurus beribadah akan mendapat hanya yang dia inginkan saja.

3. Saling Mengenal dan Memperluas Persaudaraan
Dengan bersilahutrahmi kita juga bisa saling mengenal dan memperluas persaudaraan. Awalnya hanya mengenal satu orang, kemudian akan banyak mengenal sahabat-sahabat atau saudara yang lain yang bisa jadi tidak kita kenali sebelumnya. Tanpa islahturahmi tentu hal ini sulit terjadi. Kita tidak akan mengenal keluarga, sahabat yang lain, padahal semua umat islam adalah saudara. Inilah Fungsi Agama yang memerintahkan silaturahmi. Membawakan efek yang sangat baik bagi kehidupan manusia.

4. Menambah Ilmu dan Hikmah Hidup
Masing-masing orang tentunya memiliki cerita hidup, hikmah, dan pengalaman yang berbeda-beda. Jika sering bersilaturahmi maka kita akan bisa untuk menambah ilmu dan hikmah hidup yang banyak dari berbagai orang. Jika tidak bersilhaturahmi kita hanya mendapat hikmah dan ilmu dari diri kita saja dan orang yang terdekat. Islam dan Ilmu Pengetahuan tentu sangat berhubungan erat, untuk itu pasti dalam hidup kita membutuhkannya dan harus selalu memperharuinya.
Menjalin silaturahmi akan memperluas ilmu, khazanah pengetahuan, dan berbagai pelajaran hidup lainnya. Sehingga kita bisa meluaskan pandangan, lebih empati, dan juga mendapatkan pencerahan yang bervariasi. Hidup kita pun lebih berwarna dan kita bisa lebih bijak menyelesaikan persoalan.

5. Menambah Empati dan Menjauhi Sikap Egois
Bersilaturahmi juga bisa menambah empati dan menjauhi sikap egois. Saat bersilhautrahmi kita dibiasakan untuk menghargai orang lain, menghormati mereka, mendengarkan cerita dan masalahnya dan hal-hal lainnya. Untuk itu, silahutrahmi secara tidak langsung jika dijalankan secara konsisten akan membentuk empati dan menjauhi sikap egois.
Mencari Ketenangan dalam Islam Sesuai Dalil Al-Quran salah satunya harus memperkuat emosi kita dengan hal positif seperti empati dan menjauhi sikap egois melalui aktifitas silaturahmi.

6. Menambah Kekuatan dan Kesatuan Islam
Dalam kacamata islam, Rasulullah sering kali menyuruh umat islam untuk saling bersatu agar tidak bercerai berai. Tentu saja efek silaturahmi kekuatan umat islam bisa bersatu dan saling bahu membahu. Andai umat islam hidup individualistis dan tidak saling membantu, maka umat islam bisa bercerai berai dan kesatuan islam akan terancam. Untuk itu dibutuhkan saling bersilaturahmi.

*Waktu yang Tepat Untuk Bersilahturahmi*
Untuk bersilaturahmi tentu saja kita harus mempertimbangkan etika dalam pemilihan waktu. Waktu yang tidak tepat tentu akan mengganggu orang yang kita datangi dan temui. Jika kurang tepat maka pasti akan mengganggu kenyamanan dan perasaan dalam bersilahutrahmi. Maka lebih baik mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum mendatangi orang yang dituju.

1. Hari Raya Umat Islam
Hari besar umat islam seperti Idul Fitri dan Idul Adha adalah waktu yang tepat untuk bisa saling bersilaturahmi dan maaf memaafkan. Waktu-waktu ini setelah shalat id biasanya menjadi moment yang putih, suci, dan bersih sehingga umat islam bisa saling membuka hati memberikan ruang kembali pada keluarga, sahabat, dan kerabatnya, apalagi jika pernah menuai konflik atau kesalahan di masa lalu.

2. Menyesuaikan dengan Waktu Kerabat
Jika kita hendak bersilaturahmi di luar waktu idul adha dan idul fitri, maka hendaknya kita membuat janji atau bertanya terlebih dahulu kepada orang yang dituju. Tentunya agar tidak mengganggu, tidak nyaman, sehingga membuat suasana silahutrahmi menjadi kurang berbahagia.
Walaupun silaturahmi adalah ibadah, penting kiranya kita selalu memperhatikan waktu ini sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kita terhadap saudara atau kerabat. Itulah mengapa kita dapat mengambil banyak manfaat dan hikmah silaturahmi antar saudara.

Cara Berternak Ikan Mujair 100% Halal

Assalamualaikum sobat serbaelmu :D
Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan beberapa tips untuk anda yg ingin belajar budidaya ikan mujair.
Siapa yang masih tidak kenal dengan ikan mujair? Ikan mujair ini adalah salah di antara ikan yang amat mudah di kembang biakan. Melakukan budidaya ikan mujair sama sepertihalnya budidaya belut tanpa lumpur, sangat cocok di jadikan usaha untuk menunjang perekonomian anda.
Ikan mujair sendiri memiliki sejarah singkat nan unik, dimana nama ikan ini di ambil oleh nama penemunya yaitu Mujair.
Semenjak di temukan tahun 1983 oleh Mujair, ikan ini selalu di beri nama mujair hingga sekarang ini. Budidaya ikan mujair amatlah potensial, dimana bisa menjadi salah satu peluang usaha maupun usaha sampingan. Karena ikan ni sangat cepat pertumbuhan dan perkembangannya, meski pada tahap dewasa pertumbuhannya akan sedikit melambat.
Seekor ikan mujair yang anda pelihara bisa memiliki panjang hingga 30 sampai 40 cm. Inilah mengapa para petani ikan sangat menyukai ikan mujair untuk di jadikan ladang usaha yang potensial tidak ubahnya dengan budidaya ikan guppy.
Kandungan dan citra rasa lemak yang terdapat di dalam daging ikan mujair dewasa sangat lezat dan di sukai banyak orang. Ikan ini bahkan menjadi salah satu penyedia protein hewani yang banyak di cari-cari. Untuk melakukan proses budidaya maupun cara beternak dan membesarkan ikan mujair ini juga tidaklah sulit. Berikut telah kami rangkum 15 cara ternak ikan mujair yang tepat :

1. Memilih dan Membuat Kolam Pemeliharaan atau Pemijahan Indukan
Ini merupakan salah satu kolam yang anda butuhkan dalam merawat dan memlihara ikan mujair. Dimana nantinya di gunakan dalam proses pemeliharaan induk. Biasanya terbuat dari kolam tanah yang memiliki syarat yaitu : Memilki pasir pada bagian dasar, suhu air 20 hngga 22 derajat celcius dan kedalaman 40 hingga 60 cm.

2. Pembuatan Kolam Pendederan
Ini merupakan kolam penting lainnya di mana berfungsi sebagai tempat pemeliharaan dari bibit ikan mujair. Tidak jauh berbeda dengan sistem yang di gunakan dalam cara memelihara ikan koi di kolam beton, anda memerlukan sebuah kolam yang memiliki luas antara 50 hingga 100 m2. Ikan mujair yang di pelihara mencapai panjang 3 hingga 5 cm ini akan di pelihara di dalam kolam pendederan selama 3 hingga 4 minggu.

3. Membuat Kolam Pembesaran
Kolam pembesaran ini adalah kolam penting lainnya yang nanti akan anda pakai untuk memelihara sekaligus membesarkan benih ikan yang telah anda pelihara pada kolam pendederan sebelumnya. Biasanya para peternak ikan tidak menggunakan kolam permanen atau kolam semen untuk jenis kolam pembesaran ini karena tidak akan jauh berbeda dengan cara ternak ikan bandeng di kolam terpal .

4. Kolam Pemberokan
Ini adalah kolam yang akan anda pakai nantinya untuk penampungan dari hasil budidaya ikan mujair tersebut. Ini juga merupakan kolam tempat penampungan hasil panen agar bisa di bersihkan sebelum nantinya anda menjual di pasar.

5. Mempersiapkan Semua Peralatan
Beberapa peralatan yang nantinya anda butuhkan untuk beternak ikan mujair adalah jala, hapa, pisau, pring secchi, timbangan, baskom maupun arit. Selain beberapa peralatan yang umum di pakai tersebut anda juga bisa menyiapkan beberapa peralatan lain seperti ayakan, keramba, kekaban dan baskom.

6. Adanya Persiapan Media
Seperti ketika masa panen ikan patin kolam terpal , anda memerlukan persiapan media yang memiliki beberapa tahapan seperti : Pemupukan dan juga pengeringan. Anda perlu mengeringkan secara keseluruhan kolam yang di gunakan untuk melakukan budidaya ikan mujair selama 3 atau 4 hari. Lakukan proses pengapuran jika kolam benar-benar telah kering. Setelah penga[uran anda bisa melakukan proses pemupukan dengan pupuk urea.

7. Memiliih Calon Indukan
Anda tentunya akan memilih calon induk ikan mujair yang unggul agar bisa mendapatkan bibt yang bagus. Berikut ciri-cirinya :
Pertumbuhan dan perkembangan yang sangat bagus dan cepat
Memiliki nafsu makan yang tinggi
Tahan terhadap berbagai parasit, hama maupun serangan penyakit
Minimal beratnya adalah 100 gr

8. Sistem Pembibitan
Dalam memelihara ikan mujair anda bisa menggunakan 3 cara pembibitan yakni :
Sistem satu kolam : ini merupakan sistem pemeliharaan dimana kolam pemijahan dan kolam pendederan hanya menggunakan satu kolam.
Sistem dua kolam : Ada 2 kolam berbeda antara proses pemijahan dengan proses pendederan.
Sistem Platform : Dimana cara merawat ikan mujair dengan 4 kolam berbeda.

9. Proses Pemijahan
Ini merupakan rangkaian proses dimana terjadiinya penetasan telur budidaya ikan mujair yang akan berlangsung sepanjang musim. Jika anda telah membuat kolam pemijahan, maka tentunya anda tidak lagi memerlukan lingkungan khusus untuk melakukan pemijahan. Kontrol ketinggian debit air agar tidak melewati batas 50 cm. Anda bisa memberikan beberapa dan campuran untuk pakan kestra agar produktivitas dan tingkat kesuburan ikan mujair kian meningkat.
Pakan ekstra ini berupa dedak halus, tepung ikan dan tepung kopra. Proses pemijahan akan berlangsung setelah indukan jantan ikan mujair membuahi indukan betina setelah sarang selesai di bangun. Induk betina akan segera melakukan pengumpulan telur dan mengeremi telur hingga menetas di dalam mulutnya. Setelah di erami selama 5 hari maka akan terjadi penetasan telur. Setelah bibit berumur 2 minggu maka induk akan melepas anakan tersebut.

10. Pemeliharaan Bibit Ikan Mujair
Proses pendederan yang di lakukan dalam proses pemeliharaan bibit ikan mujair hanya akan di gunakan ketika saat telur-telur dari proses pemijahan telah menetas. Kolam pendederan yang nantinya bisa menampung anakan dari ikan mujair bisa di lakukan pemeliharaan. Namun pastikan terlebih dahulu bahwa kolam pendederan sudah benar-benar kering, di beri pemupukan dan di bri pengapuran sesuai dengan cara dan ketentuan dan pastinya sudah sangat bersih dari ikan-ikan liar.
Langkah selanjutnya dalam proses pemeliharaan bibit ikan mujair ini adalah memberi pakan untuk bibit. Penyesuaian antara luas dan banyaknya jumlah penebaran benih harus di sesuaikan. Pada benik ikan mujair yang tlah berukuran 5 hingga 8 cm maka sudah bisa di bedakan antara jenis kelamin jantan dan betina. Sehingga nantinya akan memudahkan dalam mengumpulkan kembali indukan untuk pembudidayaan lainnya.

11. Pembesaran Bibit Ikan Mujair
Proses pemeliharaan yang akan di lakukan selanjutnya adalah proses pembesaran anakan ikan mujair. Ketika melakukan budidaya ikan mujair ini bisa di lakukan 2 cara yakni cara mono kultur dan polikultur.
Polikultur : mencampur ikan mujair dengan bibit ikan lainnya.
Monokultur : Ini merupakan cara pemeliharaan bibit ikan mujair terbaik. Monokultur akan di lakukan pemisahan indukan jantan dan betina, ini merupakan salah satu cara unggulan jika di bandingkan dnegan sistem polikultur. Anda bahkan bisa menggunakan cara ternak ikan mujair di media sawah. Namun kedalamannya harus terlebih dahulu di tambah sehingga debit airnya dapat menampung hingga 60 cm debit air. Kemudian anda bisa membuat saluran parit dengan kedalaman 60 hingga 75 cm dengan lebarnya 1 hingga 1,5 m.

12. Melakukan Pemupukan
Tahapan lainnya adalah proses pemupukan kolam. pemupukan di lakukan agar produktivitas kolam menjadi bertambah dan meningkat. Anda bisa kembali merangsang tumbuhnya pakan alami kembali lagi dengan melakukan aktifitas pemupukan.  Anda bisa menggunakan pupuk hijau maupun pupuk kandang dengan menggunakan skala 50 hingga 700 gram m2.

13. Cara Pemberian Pakan
Berikan pakan ekstra jika sekiranya kesuburan dari kolam pemeliharaan ikan mujair anda mengalami penurunan.  Anda bisa memberikan pakan ekstra berupa campuran dari dedak halus, tepung kopra dan tepung ikan. Campuran dari komposisi pakan ekstra tersebut bisa anda gunakan dengan menggunakan budidaya dari bibit ikan mujair dengan skala yang pas untuk diperdagangkan. Anda bisa juga memberikan pakan berupa peller yang menggunakan kadar protein hingga 30 % dengan besaran skala 2 hingga 3 % dari jumlah bobot ikan setiap harinya. Pemberian pakan peller bisa dilakukan pada pagi mapun pada sore harinya.

14. Pemberian Pakan Pellet Ikan Mujair
Pemberian pakan berupa pellet untuk ikan mujair juga harus di sesuaikan dengan banyaknya dosis yang di butuhkan oleh pakan di dalam air dengan berbagai syarat dan ketentuan yang telah ada. Media dasar yang bisa menjadi salah satu pemberian wajib selain pakan harian adalah pakan tambahan yang berupa pellet yang telah berbentuk remahan maupun yang telah hancur dengan takaran dosis 10% per banyaknya bobot ikan di setiap harinya. Anda bisa memberikan pakan ini hingga 3 kali setiap hari.

15. Pemeliharaan Kolam atau Tambak
Tentunya anda harus selalu menjaga kondisi dan kebersihan air di kolam budidaya ikan mujair tersebut. Ini akan memaksimalkan pembesaran ikan mujair dimana air selalu bersih, terjaga dan bebas terkontaminasi dari berbagai zat berbahaya.
Selain informasi diatas, berikut ini terlampir video bagaimana seorang pembudidaya ikan mujair yang sukses melakukan panen ikan mujair lebih dari 2 ton.
Demikian penjelasan terkait apa saja cara ternak ikan mujair yang mudah bagi pemula untuk diterapkan agar ikan mujair yang diternakkan berkembang biak dengan baik.
Demikian tips dari saya kurang lebihnya mohon dimaafkan
Wassalamualaikum wr. wb.

Minggu, 26 Agustus 2018

Karomah Yang Didapat Dari Sholat Berjamaah

Rahasia-rahasia Dibalik Sholat Jamaah.

Salah satu anugerah dari Allah atas hambaNya yakni dengan menyediakan pahala yang sangat besar bagi sholat berjamah. Pahala yang bermula sejak dari terpautnya hati dengan masjid, dilanjutkan dengan derap langkah kaki menuju masjid untuk mendirikan sholat berjamaah hingga seorang hamba selesai melaksankan sholat berjamaah.
Sholat berjamaah adalah termasuk diantara amal yang pahalanya sudh diberikan bagi seorang hamba sebelum ia mengerjakannya. Hal ini dikarenakan jejak langkah orang yang berjalan ke masjid untuk sholat berjamaah sudh dicatat (berpahala), bahkan malaikat saling berebut untuk dapat mencatatnya. Termasuk berjalan menuju masjid untuk sholat berjamaah.
Ia akan mendapat anugerah dari Allah mendapat jaminan hidup dan mati dalam kebaikan. Karena berjamaah, ia termasuk diantara amal yang karena keburukannya dihapus dan derajatnya ditinggikan. Keutamaan ini tidak diberikan pada saat seseorang yang pergi ke masjid, tetapi juga perjalanan pulang dari masjid.
Beberapa hadist yang akan menyebutkan kisah-kisah berikut ini:
1. Dicatatnya langkah kaki ke masjid
Nabi menjelaskan bahwa sesungguhnya langkah-langkah kaki seorang muslim menuju masjid adalah sebagai kebajikan. Imam Muslim meriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, ia berkata:
“Bani Salimah ingin pindah ke dekat masjid.” Ia berkata, “(masih ada) lahan kosong.” (Kabar) itu sampai kepada Nabi, beliau bersabda, “Wahai bani Salamah, (tetaplah kalian tinggal) di rumah-rumah kalian (yang sekarang) niscaya langkah-langkah kaki kalian akan dicatat sebagai kebajikan”. “(Demi mendengar itu ) Bani Salimah berkata, “Tidaklah membahagiakan kami seandainya kami terlanjur pindah”
(HR.Muslim)
Imam Nawawi di dalam Syarah-nya menjelaskan sabda Nabi. “Maksudnya tetaplah kalian tinggal di rumah-rumah kalian, karena banyaknya jejak dan langkah kalian menuju masjid (sebagai kebajikan)”
2. Berebutnya Para Malaikat untuk Mencatat Amal Berjalan Menuju Sholat Jamaah.
Imam Turmudzi meriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia berkata,
Rosullulah bersabda, “Rabb-ku, tadi malam mendatangiku dalam sebaik-baik rupa.” Ibnu Abbas berkata , ” Aku kira beliau mengatakan, “dalam tidurku”. Dia berkata, “Wahai Muhammad, tahukah kamu apa yang diperebutkan para malaikat?” Beliau menjawab, ” Tidak”. Beliau berkata, “Maka Dia letakkan tangan-Nya diantara kedua pundakku sampai aku merasakan kesejukannya di dadaku” atau beliau berkata, “di dada atasku, maka seketika aku mengetahui apa-apa yang di langit dana apa-apa yang dibumi.” Dia berkaa “Wahai Muahammad, tahukah kamu apa diperebutkan para malaikat ?”. Aku menjawab , ” Ya, (mereka memperenutkan) kaffarat. Dan kaffarat adalah; berdiam di masjid setelah sholat, berjalan kaki menuju shoat berjamaah, dan menyempurnakan wudhu pada saat makarih.*. Dan siapa yang melaksankan ketiga perkara tersebut, maka ia akan hidup dan mati dalam kebaikan. Dan dari dosanya bagaikan hari dimana ia dilahirka ibunya. (HR.Turmudzi)
3. Berjalan Menuju Sholat Jamaah adalah Diantara Sebab Diperolehnya Jaminan Hidup dan Mati Dalam Kebaikan.
Sebagaimana telah diriwayatkan dalam hadits diatas: “Dan barang siapa mengerjakan itu- maksudnya adalah 3 amalan yang disebutkan dalam hadits yang diantaranya adalah berjalan menuju shalat berjamaah – niscaya dia hidup dan mati daa kebaikan.” (HR.Turmudzi)
4. Berjalan Menuju Shalat Jamaah adalah Diantara Sebab Dihapuskannya Kesalahan-kesalahan dan Ditinggikan Derajat
Telah disebukan dalam hadist yang lalu,
“dan dia (maksudnya orang yang berjalan menuju shalat jamaah,pent) dari dosa-dosa adalah seperti hari dimana dia dilahirkan ibunya)”. (HR.Turmudzi) .
Terdapat beberapa hadist lain, diantaranya adalah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah bahwa Rasullullah bersabda,
“Maukah kalian aku tunjukan amalan yang dengannya Allah menghapuskan dosa-dosa dan meninggikan derajat?.” Mereka menjawab, ” Tentu, wahai Rosullulah.” Beliau bersabda, “Menyempurnakan wudhu pada saat yang dibenci (‘ala al-makaarih), berjala ke masjid, dan menunggu shalat setelah shalat, itu adalah ribath.”
(HR.Muslim)
Makna asli dari kata ribath, sebagaimana dikatakan oleh Imam Ibnu al-Atsir- adalah tinggal dalam keadaan siap siaga untuk berperang melawan musuh, menambatkan kuda dan memepersiapkannya.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abdullah bin Amru ia berkata Rosullulah bersabada,
“Barang siapa yang pergi ke masjid dimana di dalamnya ditegakkan shalaa jamah maka sau langkah ditulis baginya sebuah kebaikan; saat pergi dan pulangnya”.
(HR.Ahmad)
5. Pahala Orang Yang Keluar Untuk Shalat Fardhu dalam Keadaan Sudh Ber-Thaharah adalah Semisal Pahala Haji.
Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Abu Daud dari Abu Umamah, ia berkata, Rosullulah bersabda, “Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan sudh bersuci menuju sholat wajib maka pahalanya semisal dengan pahala orang yang menunaikan haji.” (HR.Ahmad dan Abu Daud)
6. Orang yang Keluar untuk Sholat Berjamaah Mendapat Jaminan Allah
Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abu Umamah RA dari Rosulullah, beliau bersabda, “Tiga orang yang kesemuanya dijamin oleh Allah; orang yang keluar untuk berperang di jalan Allah maka dia dijamin oleh Allah, sehingga dia wafat maka Allah akan memasukkannya ke surga atau Allah memulangkannya dengan pahala dan ghanimah, orang yang pergi ke masjid dia dijamin oleh Allah sehingga dia wafat maka Allah akan memasukkannya ke surga atau Allah memulangkannya dengan pahala dan ghanimah, dan orang yang masuk ke rumahnya dengan salam maka dia dijamin oleh Allah”. (HR.Abu Daud)
7. Orang yang Pergi untuk Sholat adalah Sedang Sholat Sehingga Ia Kembali ke Rumahnya.
Imam Daud meriwayatkan dari Ka’ab bin ‘Ujrah, ia berkata, “Bahwa Rasullulah bersabda, ” Apabila salah seorang dari kamu berwudhu dengan sempurna kemudian ia pergi ke masjid maka janganlah ia mendekapkan jari-jarinya, karena sesungguhnya ia sedang shalat.” (HR.Abu Daud)
Bukan hanya perginy saja yang dihitung demikian, api juga dihitung sedang dalam sholat dalam perjalanan kembali ke rumahnya. Imam Ibnu Khuzaimah meriwayatkan di dalam shahihnya dari Abu Hurairah, ia berkata, “Abu Al-Qasim Rasulullah bersabda, ” Apabila salah seorang dari kamu berwudhu di rumahnya lalu ia datang ke masjid maka ia sedang dalam shalat sampai ia kembali”.,… (HR.Ibnu Khuzaimah)
8. Kabar Gembira akan Cahaya Yang Sempurna di Hari Kiamat Bagi Orang Ynag berjalan di dalam Kegelapan (untuk Shalat Berjamaah).
Imam Ibnu Majah meriwayatkan dari Sahl bin Sa’ad al-Sa’idi, ia berkata, Rasulullah bersabda, “Hendaknya orang-orang yang selalu dalam kegelapan menuju masjid bergembira karena kelak mereka aka diberikan cahaya yang sempurna di hari kiama.” (HR. Ibnu Majah)
Imam Abu Daud meriwatkan dari Buraidah, ia berkaa, Rasulullah bersabda, “Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang selalu berjalan ke masjid di dalam kegelapan bahwa mereka akan diberi cahaya yang sempurna di hari kiamat nanti”.
9. Allah Menyiapkan Tempat di Surga Bagi Siapa yang Pergi dan Pulang dari Masjid
Diantara dalil yang menunjukkan keutamaan berjalan ke masjid adalah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah, dari Nabi berabda,
“Barang siapa yang pergi dan pulang dari Masjid maka Allah telah menyiapkan untuknya tempat di surga setiap kali ia pergi atau pulans
Bacaan Sumber; Dari.Fadhl Ilahi, Mengapa Harus Shalat Jamah?, Menyingkap Keutamaan dan Rahasia Dibalik Shalat Jamah

Sabtu, 25 Agustus 2018

Mengalah solusi terbaik

Assalamualaikum wr. wb.

Dalam berinteraksi dengan orang lain pada kehidupan sehari-hari, kita tentu terkadang terlibat Dalam suatu masalah yg cukup pelik, seperti perbedaan pendapat Dalam mengatasi sesuatu, atau lainnya. Hal yg terjadi tersebut seringkali menimbulkan pertikaian yg berujung pada permusuhan yg sangat merugikan. Dalam hal ini, Islam mengajarkan umatnya agar memiliki sifat mengalah. Ini adalah salah satu sifat terpuji yg akan menghindarkan umat Islam dari pertikaian.

Selain itu, ada pula
Keutamaan Orang Yg Mau Mengalah Dalam Islam yg akan menyempurnakan keimanan kita.
Keutamaan orang yang mau mengalah.
Perintah untuk mengalah
Sebagaimana sudah disinggung di awal bahwa mengalah adalah salah satu sifat terpuji dimana sebaiknya menjadi hal yg diperhatikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Mengenai perintah & pahala bagi orang yg mau mengalah, Islam secara tegas telah mengaturnya.

Dasar dari keutamaan orang yg mau mengalah, salah satunya adalah sabda Rasulullah SAW, yg artinya barang siapa yg menginginkan sesuatu, lalu ia menolak syahwatnya & mengalah terhadap dirinya, maka (dosa)nya diampuni (HR. Ibnu Hibban).
Dari hadis tersebut, kita bisa membaca bahwa mengalah adalah salah satu perbuatan utama yg senantiasa diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam hal ini, dari sabda beliau, dapat dilihat bahwa seseorang yg mengalah akan mendapatkan keutamaan berupa pengampunan pada sebagian dosanya. Hal ini dikarenakan mengalah dengan menolak syahwat sendiri, bukanlah merupakan hal yg sederhana & mudah untuk dilakukan.

Oleh karena itu, untuk memperoleh keutamaan orang yg mau mengalah, kita harus senantiasa berusaha & terus memupuk keimanan dengan sebaik-baiknya.

Contoh Dari Kaum Anshar
Berkaitan dengan pembahasan mengenai sifat mengalah yg termasuk Dalam salah satu sifat terpuji yg harus senantiasa dimiliki oleh setiap muslim, kita bisa belajar dari kaum Anshar.
Kaum Anshar adalah salah satu kaum terbaik yg hidup pada zaman Nabi Muhammad SAW & dengan teguh menerapkan hukum-hukum Islam dengan sangat baik. Allah SWT berfirman :

ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺗَﺒَﻮَّﺀُﻭﺍ ﺍﻟﺪَّﺍﺭَ ﻭَﺍﻟْﺈِﻳﻤَﺎﻥَ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻠِﻬِﻢْ ﻳُﺤِﺒُّﻮﻥَ ﻣَﻦْ ﻫَﺎﺟَﺮَ ﺇِﻟَﻴْﻬِﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﻳَﺠِﺪُﻭﻥَ ﻓِﻲ ﺻُﺪُﻭﺭِﻫِﻢْ ﺣَﺎﺟَﺔً ﻣِﻤَّﺎ ﺃُﻭﺗُﻮﺍ ﻭَﻳُﺆْﺛِﺮُﻭﻥَ ﻋَﻠَﻰٰ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻬِﻢْ ﻭَﻟَﻮْ ﻛَﺎﻥَ ﺑِﻬِﻢْ ﺧَﺼَﺎﺻَﺔٌ ۚ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻮﻕَ ﺷُﺢَّ ﻧَﻔْﺴِﻪِ ﻓَﺄُﻭﻟَٰﺌِﻚَ ﻫُﻢُ ﺍﻟْﻤُﻔْﻠِﺤُﻮﻥَ

Dan orang-orang yg telah menempati kota Madinah & telah beriman (Anshor) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshor) ‘mencintai’ orang yg berhijrah kepada mereka (Muhajirin). & mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan Dalam hati mereka terhadap apa-apa yg diberikan kepada mereka (Muhajirin); & mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka Dalam kesusahan. & siapa yg dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yg beruntung” [1]
Ayat di atas bercerita tentang pribadi kaum Anshar yg berusaha untuk tidak selalu menuruti apa yg menjadi keinginannya Dalam hal ini menerapkan sikap mengalah. Ketika mereka berpendapat bahwa tidak ada suatu kebaikan yg didapatkan dari memaksakan kehendak, maka mengalah adalah hal yg lebih utama untuk dilakukan.

Ini merupakan cerminan dari akhlak terpuji dari kaum Anshar dimana meskipun mereka membutuhkan sesuatu, namun mereka tidak memaksa. Islam pun senantiasa mengajarkan umatnya bahwa memaksa & memaksakan kehendak adalah hal yg buruk & sebaiknya tidak dilakukan.

Mendapatkan ketenangan hidup & melatih kesabaran
Selain penjabaran di atas, keutamaan orang yg mau mengalah yg lain adalah mereka akan mendapatkan sebuah ketenangan hidup. Tentu, Dalam kehidupannya, manusia ingin senantiasa mendapatkan ketenangan yg menempatkan mereka jauh dari masalah. Masalah sering muncul ketika kita berharap pada selain Allah SWT & memaksakan kehendak meskipun sebenarnya kita belum pantas & belum mampu.

Oleh karena itu, dengan a&ya sikap mengalah pada diri kita, tentu saja kita bisa mawas diri untuk senantiasa mencari prioritas akan apa yg harus dilakukan Dalam kehidupan. Dengan selalu menanamkan bahwa ada kebahagiaan lain selain dari apa yg kita inginkan, kehidupan kita akan senantiasa tenang & tenteram.

Di sisi lain, keutamaan orang yg mau mengalah adalah ia akan belajar bagaimana cara terbaik untuk sabar. Dalam hal ini, sebagai umat Islam, tentu kita paham bahwa sabar adalah bagian dari ibadah. Allah SWT akan sangat mencintai orang yg mau mengalah & bersabar atas apa yg se&g terjadi pada dirinya, baik ketika senang maupun sedih.

Beberapa penjelasan kajian islam mengenai keutamaan orang yg mau mengalah di atas dapat menjadi bahan introspeksi diri bagi kita umat muslim sekalian.

Cara Menjadi Suami Idaman Istri

Membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah tentu menjadi tujuan setiap keluarga Islam. Jika keluarga diibaratkan sebagai sebuah kapal yang sedang mengarungi lautan, maka suami adalah nahkoda yang mengendalikan kapal tersebut, sedangkan istri adalah awak kapal yang membantu suami sehingga kapal tetap aman. Agar bisa sampai pada tujuan, tentu saja dibutuhkan nahkoda kapal yang baik. Banyak yang mengatakan, tak mudah untuk bisa mewujudkannya. Benarkah demikian? Simak tips berikut agar Anda bisa menjadi seorang suami yang baik menurut Islam.
1. Memiliki iman dan takwa
Source: Muhammad Rehan
Seorang suami yang baik menurut Islam adalah mereka yang selalu taat pada Allah. Imannya yang kuat pada sang Pencipta membuatnya tak pernah lalai menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim. Bila suami selalu rajin beribadah, segala urusan pribadi maupun urusan keluarganya akan dimudahkan oleh Allah.
2. Memiliki akhlak mulia
Source: rogerl01
Dengan memiliki akhlak mulia, suami akan selalu menjaga hubungan baik dengan orang lain maupun dengan Allah. Memiliki akhlak mulia juga berarti menghindarkan diri dari perbuatan dan perkataan yang kotor. Suami yang berakhlak mulia akan selalu lembut dan baik kepada istrinya.
3. Menjadi pemimpin keluarga
Source: bykst
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa suami adalah seorang nahkoda yang memimpin perjalanan mengarungi lautan agar sampai pada tujuan yaitu keluarga yang sakinah, mawadah, dan wa rahmah . Menurut Islam, kelak di akhirat nanti suami akan dimintai pertanggungjawabannya sebagai seorang pemimpin keluarga. Ia harus bisa membahagiakan istri dan anak-anaknya. Suami juga harus bisa membuat keputusan-keputusan yang memperhatikan hak dan kewajiban setiap anggota keluarga.
4. Memberikan nafkah yang halal
Source: Pictures of Money
Seorang suami yang baik wajib menafkahi keluarganya dengan cara-cara yang halal, termasuk memberikan makanan, pakaian, dan tempat tinggal yang layak. Pemberian nafkah harus sesuai dengan kebutuhan, tidak berlebihan dan tidak kekurangan.
5. Menjadi teladan bagi istri dan anak-anaknya
Source: Shaeekh Shuvro
Suami memiliki tanggung jawab dalam menjaga keutuhan keluarga. Ia harus bisa membagikan ilmu agama dan sifat-sifat baik kepada istri dan anak-anaknya. Seorang suami diharapkan mampu membawa keluarganya pada kesuksesan di dunia maupun di akhirat

Cara ampuh menghilangkan prasangka buruk

Prasangka buruk terhadap orang lain itu memang membahayakan.
Bikin diri kita jadi sering dengki terhadap orang lain
Bikin orang lain jadi nggak suka dengan kita
Kemudian keluarlah kata-kata kasar
Sehingga akhirnya berkelahi, d a n hubungan pun hancur
Bahkan bisa merusak kesehatan
Apakah Anda merasa begitu juga? Memang, nggak sedikit sebagian dari kita yang terjangkit pikiran negatif tersebut.
Maka dari itu, tidak bisa tidak, pikiran negatif seperti itu harus dihilangkan. Sebaliknya, kita harus senantiasa banyak menanam pikiran positif.
Nah, bagaimana caranya? Setidaknya, ada 7. Berikut ini dia.

1. Ingat-ingatlah fakta kebaikannya di masa lalu
Cobalah Anda ingat-ingat lagi kebaikannya di masa lalu, pasti Anda.
Kalau misalnya Anda suka berpikiran negatif terhadap seseorang, hanya karena dia bicaranya agak keras, bukan berarti dia benci dengan Anda. Bisa jadi justru itu bukti pedulinya dengan Anda, makanya dia mengingatkan Anda bila Anda salah.
Ingatlah, dulu dia pernah sedih saat Anda sed a ng sakit d a n kesulitan. Kemudian dia berusaha membantu Anda. Dia keluarkan uangnya, dia korbankan waktunya, demi Anda.
Anda ingatlah kebaikannya di masa lalu, maka tidak akan ada tempat bagi pikiran negatif untuk menghinggap.
Kalau dulu pernah bisa begitu, kenapa sekarang tidak?

2. Kurangi interaksi dengan orang-orang berpikiran buruk; si tukang gosip, tukang ghibah, tukang cari-cari kesalahan tapi nggak solutif
Nggak menutup kemungkinan, sebetulnya awal mula kenapa Anda suka berpikir negatif, itu karena ketularan orang-orang sekitar Anda yang juga suka berpikiran negatif.
Misalnya, mereka suka menggosipi aib orang lain, banyak mengeluh tapi tak punya solusi, d a n sebagainya.
Kalau memang di sekitar Anda ada orang seperti itu, ada baiknya mulai Anda kurangi berinteraksi dengan mereka.
Meski bukan berarti jadi tidak berhubungan sama sekali. Tentu Anda perlu pula mengajak mereka agar menjadi lebih baik. Namun, kalau seandainya Anda belum kuat, ada baiknya Anda melatih diri Anda dulu. Kalau sudah kuat, barulah Anda pengaruhi mereka.

3. Klarifikasi, jangan berprasangka
Sebetulnya alternatif dari berprasangka buruk bukan hanya berprasangka baik. Alternatif lainnya, yaitu mengklarifikasi. Ngapain berprasangka-berprasangka, kalau bisa dapat info fakta dengan cara mengklarifikasi? Selama memungkinkan, klarifikasilah.
Apa hal yang Anda khawatirkan darinya? Tanyakan saja langsung. Jangan mengarang-ngarang. Berprasangka buruk itu namanya mengarang, bahkan berprasangka baik pun itu juga namanya mengarang.
Tentunya apabila pembicaraannya agak sensitif, Anda harus pandai-pandai ngomong.

4. Khawatir orang lain benci pada Anda? Ada yang memang harus dikhawatirkan, ada yang memang tidak harus dikhawatirkan
Terkad a ng kita suka khawatir bahwa orang lain suka menghina kita dari belakang. Nah, kalau seperti itu, ada kalanya Anda harus cuekin saja, ada kalanya juga Anda harus peduli. Maka dari itu, Anda harus cari tahu dulu:
Kalau sebelumnya Anda pernah melakukan hal buruk, sehingga mereka tidak suka pada Anda, maka Anda memang harus khawatir. Anda harus meminta maaf d a n memperbaikinya.
Kalau pasti sebelumnya Anda tidak ada buat salah apa-apa, namun ntah kenapa mereka tidak senang dengan Anda, barangkali boleh Anda acuhkan saja. Tidak usah dikhawatirkan apapun hinaan mereka terhadap Anda.

5. Renungkan dulu, apa kepentingannya mikirin hal tersebut?
Sebelum Anda sibuk berpikiran negatif yang macem-macem, Anda harus berpikir dulu apa kepentingannya mikirin hal tersebut?
Apakah kalau nggak ngurusin hal tersebut, cita-cita d a n tujuan Anda jadi terganggu?
Apakah kalau ngurusin hal tersebut, Anda dapat banyak pahala?
Apakah Anda siap memberi solusi terhadap masalah tersebut?
Kalau memang di situ ada kepentingan, maka uruslah. Kalau nggak, bisa Anda tunda dulu, atau nggak usah diurus sama sekali. Mending ngurus yang lain. Kewajiban Anda yang lain masih banyak kan?

6. Yang namanya dosa, yah jangan dilakukan. Konsekuensinya siksa di Neraka looh..
Bila tidak ada kepentingan kita berpikiran negatif d a n berburuk sangka pada orang lain, maka itu haram hukumnya. Berdosa. Kalau begitu, jangan kita lakukan.
Maka dari itu, senantiasa ingatlah pada Allah.

7. Bayangkan apabila dia meninggal, masih mau berprasangka buruk pad a nya?
Terkad a ng kasus su’udzon itu bukan pada orang yang kurang dikenal atau bahkan yang tak dikenal, malah justru su’udzon ini terjangkit pada orang-orang yang selama ini lumayan dekat hubungannya. Seperti misalnya:
Suami dann istri
Orang tua dan anak
Mertua dan menantu
Tetangga
Sahabat
Saudara
Rekan kerja
Seperjuangan
Dan sebagainya..
Nah, nggak jarang juga, kadang ada rasa menyesal telah berbuat buruk kepada orang-orang tersebut, muncul pada saat orang tersebut telah tiada. Anehnya, rasa menyesal itu tak muncul saat orang tersebut masih hidup.
Cobalah bayangkan apabila dia meninggal, masihkah Anda mau berprasangka buruk pad a nya?
Apalagi memang yang namanya meninggal itu yah pasti. Nggak usah dibayangkan-bayangkan, pasti nanti kejadian juga.
Jangan sampai kita ikut menyesal belakangan juga. Mending diantisipasi dari sekarang.